Pagi ini kembali ku beraktifitas, setelah selama kurang lebih tujuh hari libur Lebaran. Tak biasa-nya motor yang kupakai begitu enteng sekali tarikan akselerasi-nya., mungkin setelah beberapa waktu tidak dipergunakan untuk perjalanan jauh. Badan rasa-nya kaku sekali, sepeti baru pertama kali mengendarai sepeda motor. Mata yang biasa-nya masih terpejam, pagi ini dipaksa untul melotot dan waspada akan keadaan di jalan. Di tambah lagi malam-nya aku tidak tidur dengan pulas, terpaan angin diantara kisi-kisi helm menerpa pipiku memberikan buaian lembut yang menyejukkan. Untunglah pagi ini tidak begitu macet, sehingga aku cepat sampai di kantor dan tidak perlu menguras tenaga dan emosi diperjalanan.
Read more!
Wednesday, November 09, 2005
Thursday, October 27, 2005
Besek Bambu Ku Ketinggalan Jaman
Read more!
Jawaban Atas Ke-Bingung-an
Read more!
Wednesday, October 26, 2005
Bingung???
Read more!
Motor....Motor....Motor
Read more!
Tuesday, October 25, 2005
Canda Tawa Bocah Ceria
Read more!
Berbuka Puasa diantara Roda-Roda Gerobak
Read more!
Monday, October 24, 2005
Pembaca Pesan atau Pembawa Pesan
Read more!
Yang Muda, Yang Bervisi Dinamis
Read more!
Sunday, October 23, 2005
Obrolan "Pepesan Kosong"
Read more!
Thursday, October 20, 2005
Ketupat Instant VS Ketupat Janur

Ketupat Instant VS Ketupat Janur
Semakin mendekati Lebaran, banyak aktivitas rutin bulan ini menjadi agak berbeda dengan bulan-bulan sebelum-nya. Sepulang kerja, sekitar jam setengah tujuh malam, di sebuah lampu merah persimpangan jalan, di depanku terlihat seorang bapak pengendara motor dipenuhi dengan tumpukan janur ketupat siap isi. Terlihat sangat repot sekali sang pengendara mengatur susunan ketupat-nya agar tidak jatuh dan bercecer. Dalam hati ku berpikir….seadainya ada ketupat instant yang siap saji, mungkin si bapak tadi tidak kerepotan untuk membawa janur ketupat yang siap di isi itu untuk diolah di rumah oleh istri dan anak-anak-nya. Tapi ….aku berpikir lagi mungkin ada tujuan lain dari tradisi ketupat janur itu …apa yach ? sembari kupacu sepeda motorku, karena ingin cepat sampai dirumah.
Read more!
Bekerja VS Pekerja

Bekerja VS Pekerja
Ada seorang karyawan mempertanyakan kebingungan-nya kepada rekan yang lain,. Harus-kah tugas ini saya kerjakan juga, rasa-nya ini bukan bagian dari pekerjaan saya deh....cetus-nya sambil tangan-nya mengambil secarik kertas penuh coretan dan catatatan-catatan kecil. Sempat kuberpikir…mungkin dia habis meeting. Setelah itu dia pergi belalu dari ku dan akupun berseberangan jalan menuju meja kerjaku. Sambil kunyalakan komputer kuingat kembali perkataan karyawan tadi….seadai-nya itu yang terjadi pada diriku…apa yang harus-nya aku lalukan ?
Read more!
Wednesday, October 19, 2005
Dua Puluh Sembilan Tahun
Read more!
Ketika Angka Sembilan Menjadi Sangat Berarti
Read more!
Friday, October 07, 2005
Tulisan Pertama
Read more!
Subscribe to:
Posts (Atom)